SOSIALISASI OLEH PETUGAS PUSKESMAS TENTANG PELAKSANAAN ILP PADA MASYARAKAT DI POSYANDU
Sosialisasi pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu intensif dilakukan Puskesmas Maesan di berbagai Posyandu, salah satunya di Posyandu Teratai VI Desa Gambangan pada Hari Senin, 02 Februari 2026 untuk memperkuat layanan kesehatan dasar berdasarkan siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Kader Posyandu berperan vital dalam skrining kesehatan terpadu, edukasi, dan kunjungan rumah.
Poin Penting Sosialisasi ILP di Posyandu:
- Transformasi Layanan: Posyandu tidak lagi hanya fokus pada ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus hidup dengan layanan promotif dan preventif yang lebih komprehensif.
- Peran Kader & Desa: Kader Posyandu diberikan pelatihan untuk melakukan skrining kesehatan (tekanan darah, gula darah, lingkar perut) dan kunjungan rumah secara aktif.
- Tujuan utama: Meningkatkan akses layanan kesehatan dasar yang merata hingga ke desa/kelurahan, mendeteksi masalah kesehatan lebih dini, dan memperkuat pemantauan wilayah setempat.
- Contoh Implementasi: Kegiatan sosialisasi melibatkan pemerintah desa, PKK, dan nakes untuk menetapkan Posyandu percontohan (seperti di Bangunharjo dan Tompeyan).
Bentuk Kegiatan di Posyandu ILP:
- Pemeriksaan Kesehatan: Skrining terpadu, pemeriksaan ibu hamil & balita, dan lansia.
- Edukasi & Konsultasi: Kampanye GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan edukasi pencegahan stunting.
- Kunjungan Rumah: Kader mendata masalah kesehatan masyarakat secara rutin.
Sosialisasi ini menekankan pentingnya peran aktif masyarakat untuk memanfaatkan layanan Posyandu guna mendukung keberhasilan ILP di tingkat desa.