PENYULUHAN LEPTOSPIROSIS DI RAWAT INAP PUSKESMAS MAESAN

Pada Hari Sabtu, 31 Januari 2026, Petugas promosi kesehatan UPTD Puskesmas Maesan melaksanakan penyuluhan kepada keluarga pasien bertempat di halaman rawat inap. Materi penyuluhan yang diberikan yakni Leptospirosis karena saat ini merupakan musim hujan sehingga berpotensi meningkatkan risiko kejadian Leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang ditularkan melalui urin hewan terinfeksi, terutama tikus, yang sering menyebar melalui air atau tanah yang terkontaminasi. Penyakit ini umum terjadi di daerah tropis, terutama saat musim hujan atau banjir. Bakteri masuk melalui luka atau selaput lendir. 

Gejala Utama:

  • Kuning pada kulit dan mata (jaundice) 
  • Demam tinggi mendadak
  • Nyeri otot, terutama betis
  • Sakit kepala
  • Mata merah (conjunctival suffusion)

Penularan dan Pencegahan:

  • Penularan: Kontak langsung dengan urine, darah, atau jaringan hewan terinfeksi (tikus, anjing, babi).
  • Pencegahan: Menjaga kebersihan lingkungan, membasmi tikus, memakai APD (sepatu boots, sarung tangan) saat banjir atau kontak dengan air/tanah yang berpotensi terkontaminasi, dan mencuci tangan dengan sabun. 

Komplikasi:
Tanpa pengobatan, penyakit ini dapat menyebabkan gagal ginjal, meningitis, gagal hati, atau kematian. 

Share Berita Ini