VERIFIKASI DATA UJI COBA PENGUKURAN INDIKATOR UKP DAN UKM DI PUSKESMAS MAESAN MELALUI APLIKASI DIGITAL CHEPS FKM UI

Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Universitas Indonesia (CHEPS FKM UI) memimpin digitalisasi monitoring fasilitas kesehatan melalui uji coba sistem aplikasi pengukuran indikator Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) di Puskesmas Maesan pada Hari Sabtu, 13 Juni 2026. Langkah strategis ini dirancang untuk menggantikan sistem pencatatan manual di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas dan Klinik. Namun, efektivitas aplikasi ini sangat bergantung pada proses verifikasi data yang ketat guna memastikan parameter kesehatan yang terekam bersifat valid, akurat, dan siap dijadikan dasar kebijakan berbasis bukti.

Pelayanan di Puskesmas terbagi menjadi dua pilar utama berdasarkan Permenkes No. 43 Tahun 2019:

  1. Upaya Kesehatan Perorangan (UKP): Berfokus pada penyembuhan klinis pasien (misalnya: kesesuaian diagnosis, kelengkapan rekam medis, waktu tunggu pelayanan poli).
  2. Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM): Berfokus pada promosi pencegahan penyakit di komunitas (misalnya: cakupan imunisasi, kesehatan lingkungan, pemantauan gizi buruk).

Selama ini, pelaporan kedua pilar tersebut sering terfragmentasi. Aplikasi digital yang dikembangkan oleh CHEPS FKM UI mengintegrasikan indikator-indikator mutu ini ke dalam satu platform tunggal. Uji coba aplikasi ini krusial untuk menguji stabilitas sistem, keramahan pengguna (user experience), dan ketepatan algoritma perhitungan indikator kinerja kesehatan.

Share Berita Ini