PEMBERIAN EDUKASI TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA PSIKOLOGIS OLEH UPTD PUSKESMAS MAESAN
UPTD Puskesmas Maesan menggelar edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi siswa di SMPN 3 Maesan, Desa Suco Lor, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar dan guru dengan keterampilan dasar mengenali tanda stres, krisis emosional, serta memberikan dukungan awal yang empatik. Kesehatan jiwa merupakan bagian penting dari kesejahteraan menyeluruh yang kerap diabaikan karena luka psikologis tidak selalu terlihat secara fisik. UPTD Puskesmas Maesan hadir di SMPN 3 Maesan, Desa Suco Lor, untuk meningkatkan kesadaran warga sekolah agar lebih peka terhadap kondisi mental sesama.
P3LP adalah singkatan dari Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis. Istilah ini diadaptasi dari konsep global Psychological First Aid (PFA), yaitu bentuk dukungan awal non-klinis berbasis empati untuk membantu seseorang yang sedang mengalami stres berat, krisis, trauma, atau tekanan emosional. Dalam penyuluhan tersebut, petugas kesehatan menjelaskan tiga langkah praktis yang dapat dilakukan oleh tenaga pendidik maupun sesama pelajar:
- Memperhatikan (Look): Mengamati tanda-tanda perubahan perilaku, kecemasan berlebih, atau stres berat pada teman maupun orang di sekitar.
- Mendengarkan (Listen): Menyimak dengan empati tanpa menghakimi dan tidak memaksa korban untuk langsung menceritakan kejadian traumatis jika belum siap.
- Menghubungkan (Link): Mengarahkan individu yang terdampak krisis ke layanan bantuan profesional, seperti psikolog, tenaga medis di puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan SMPN 3 Maesan mampu menjadi sekolah yang sehat jiwa, di mana para siswa dan guru sigap memberikan pertolongan awal non-klinis guna mencegah dampak psikologis yang lebih berat pada masa depan.