PETUGAS KESEHATAN DESA IKUT SERTA DALAM KEGIATAN REMBUK STUNTING YANG DIADAKAN OLEH PEMERINTAH DESA SUCO LOR

Pemerintah Desa Suco Lor pada Hari Rabu, 24 Juni 2026 bertempat di Balai Desa menggelar musyawarah Rembuk Stunting guna mempercepat penurunan angka tengkes (stunting), dengan melibatkan langsung petugas kesehatan desa, bidan, serta kader posyandu setempat. Partisipasi aktif petugas kesehatan desa (seperti bidan desa dan perawat) dalam kegiatan rembuk stunting yang diadakan oleh pemerintah desa sangat penting. Keterlibatan mereka berfungsi sebagai jembatan strategis antara data medis lapangan dan penyusunan kebijakan serta alokasi anggaran desa yang tepat sasaran. Kehadiran tenaga medis ini menjadi pilar utama dalam menyinkronkan data klinis lapangan dengan kebijakan penganggaran desa.

Paparan Data dan Intervensi Tepat Sasaran

Dalam forum tersebut, petugas kesehatan desa memaparkan evaluasi tumbuh kembang anak dan kondisi ibu hamil. Data ini menjadi acuan krusial bagi pemerintah desa untuk menyusun program intervensi yang tepat sasaran.

"Sinergi ini memastikan pemanfaatan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat," ujar Kepala Desa dalam sambutannya.

Tiga Fokus Utama Program Desa

Melalui diskusi interaktif, forum rembuk stunting menyepakati tiga langkah strategis:

  • PMT Lokal: Pemberian Makanan Tambahan berbasis pangan lokal untuk balita.
  • Edukasi HPK: Sosialisasi intensif mengenai 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
  • Sarana Air Bersih: Alokasi anggaran untuk perbaikan sanitasi lingkungan warga.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memutus rantai stunting secara efektif sejak dari tingkat desa.

Share Berita Ini